Pemupukan Pertama Pada Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat

Pemupukan merupakan faktor penentu dalam keberlangsungan hidup tanaman. Istilahnya, pupuk merupakan sumber nutrisi dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Pupuk yang diberikan pada tanaman akan menjadi bahan penting penyusun sel, sehingga fungsi fisiologis tanaman akan tetap dipertahankan.

Berdasarkan sharing/diskusi dengan para petani cabe yang sudah senior, dalam membudidaya cabe, maka secara umum ada 2 jenis pupuk yang akan diberikan pada tanaman, pertama adalah pupuk organik yang berasal dari material organik, dan yang kedua adalah pupuk anorganik yang mempunyai kandungan unsur hara tertentu yang dibuat oleh pabrik pupuk. Kedua jenis pupuk ini tidak boleh sembarangan diberikan pada tanaman cabe, karena harus diberikan dengan dosis dan melihat umur tanaman.

Pupuk Organik Dari Kotoran Kambing Baik Untuk Tanaman Cabe

Pupuk Organik Dari Kotoran Kambing Baik Untuk Tanaman Cabe, Photo Original by: Wahid Priyono,S.Pd. (tipspetani.com).

Pada pemupukan pertama untuk tanaman cabe (saat penyemaian dan pemindahan bibit di lahan bedengan di bawah umur 1 bulan), maka sebaiknya anda menggunakan pupuk organik saja, yaitu bisa anda menggunakan pupuk organik dari kotoran hewan ternak seperti kotoran/tahi sapi, tahi kambing, atau pupuk organik cair dari sisa urine hewan seperti urine kelinci dan urine sapi yang telah difermentasikan. Jika usia/umur tanaman cabe yang telah dipindahkan di lahan bedengan telah di atas 1 bulan, maka pemberian pupuk anorganik seperti urea, KCL, TSP, phonska, dan lainnya bisa dilakukan. 

Pada beberapa tanaman yang sedang mengalami perkecambahan atau tanaman cabe muda yang baru dipindahkan maka tanaman muda tersebut masih menyesuaikan dengan habitat/lingkungan barunya.

Jadi tak heran apabila tanaman cabe yang baru dipindahkan diberi pupuk anorganik memiliki pertumbuhan daun kurang bagus, serta terkadang langsung saja mati sebelum tumbuh dewasa. Oleh karena itu, maka sebagai petani juga anda harus memiliki ilmu fisiologi tanaman, sehingga fisiologis tanaman dapat anda pelajari dengan benar dan diterapkan saat bertani.

Anda juga harus memiliki regulasi dalam pertanian, artinya pada waktu kapan saja anda perlu melakukan pemupukan pada tanaman sesuai prosedur dari beberapa pengalaman petani lainnya/sumber dari buku, dan lain sebagainya. Sebagai referensi untuk anda silakan baca artikel pendukung berikut ini: Jadwal Pemupukan Pada Tanaman Cabe Yang Baik dan Benar.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *