Mikroorganisme Tanah – Protozoa (Hewan Bersel Tunggal)

Protozoa adalah kelompok hewan bersifat uniseluler (bersel tunggal), eukariotik, tidak berwarna, dan hewan seperti organisme (kingdom Animalia). Mereka lebih besar dari bakteri dan ukurannya bervariasi dari beberapa mikron sampai beberapa sentimeter.

Populasi mereka di tanah garapan berkisar antara 1.000 sampai 1.00.000 per gram tanah dan berlimpah di tanah permukaan. Mereka dapat menahan kondisi tanah yang buruk karena mereka ditandai dengan “tahap kista” dalam siklus hidupnya. Kecuali sedikit genera yang bereproduksi secara seksual dengan fusi sel, sisanya berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan fusi / biner.

fungsi tanah humus
Semangka Berbuah Lebat dengan Kondisi Tanah yang Berhumus dan kaya mikroba tanah. (tipspetani.com).

Sebagian besar protozoa tanah dilengkapi oleh flagela atau silia atau pseudopodia sebagai organ lokomotif. Bergantung pada jenis pelengkap yang disediakan untuk penggerak (silia, flagel, atau alat gerak tambahan). Berdasarkan ada atau tidak adanya alat gerak, protozoa terbagi menjadi beberapa kelas khusus seperti:

  • Rhizopoda (Sarcondia)
  • Mastigophora
  • Ciliophora (Ciliata)
  • Sporozoa (tidak umum penghuni tanah)

Kelas-Rhizopoda: Terdiri dari protozoa tanpa pelengkap biasanya memiliki protoplasma telanjang tanpa dinding sel, pseudopodia sebagai organ lokomotif sementara yang hadir beberapa kali. Genera penting adalah Amoeba, Biomyxa, Euglypha, dll.

Kelas Mastigophora: ini adalah anggota dari protozoa yang dominan di tanah. Genera penting adalah: Allention, Bodo, Cercobodo, Cercomonas, Entosiphon Spiromonas, Spongomions dan Testramitus. Banyak anggota saprophytic dan beberapa memiliki klorofil dan bersifat autotrofik. Dalam hal ini, mereka menyerupai alga uniseluler dan karenanya dikenal sebagai “Phytoflagellates”.

Protozoa tanah milik kelas ciliate / ciliophora ditandai oleh adanya silia (pelengkap seperti rambut pendek) di sekitar tubuh mereka, yang membantu dalam pergerakan di air atau tanah berlumpur. Penduduk tanah yang penting dari kelas ini adalah Colpidium, Colpoda, Balantiophorus, Gastrostyla, Halteria, Uroleptus, Vortiicella, Pleurotricha dll.

Protozoa melimpah di lapisan atas (15 cm) tanah. Pupuk organik protozoa. Kelembaban tanah, aerasi, suhu dan PH merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberadaan protozoa tanah.

Fungsi / Peran / Manfaat Protozoa

1. Sebagian besar protozoa mendapatkan nutrisi mereka dengan memberi makan atau menelan bakteri tanah yang termasuk dalam genera Enterobacter, Agrobacterium, Bacillus, Escherichia, Micrococcus, dan Pseudomonas dan oleh karena itu, mereka memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan mikroba / bakteri di dalam tanah.

2. Beberapa protozoa baru-baru ini digunakan sebagai agen pengendali biologis melawan fitoplankton.

3. Spesies dari genera bakteri yaitu Enterobacter dan Aerobacter umumnya digunakan sebagai bahan makanan untuk isolasi dan penghitungan protozoa tanah.

4. Beberapa protozoa tanah menyebabkan penyakit pada manusia yang terbawa melalui air dan vektor lainnya, misalnya disentri amoebik disebabkan oleh Entomobea histolytica. Silakan baca juga: Mikroorganisme Tanah – Alga, BGA (Algae).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *