Kekurangan/Kelemahan Mulsa Organik bagi Tanaman Pertanian

Penggunaan mulsa organik sangat bagus untuk menunjang laju pertumbuhan tanaman secara efektif, efisien, dan ekonomis. Mulsa organik ini banyak sekali dipakai petani terutama oleh petani di area perkebunan lada, tomat, cabai, semangka, pisang, salak, cokelat, pepaya, dan seterusnya.

Tanaman Tomat Berbuah Lebat Karena Terbebas Gulma
Tanaman Tomat Berbuah Lebat Karena Penggunaan Mulsa Organik. (tipspetani.com)

Dibalik sisi kelebihannya, ternyata mulsa organik juga mempunyai sisi kelemahan/kekurangan. Penjelasannya sebagai berikut:

  • Bahan-bahan mulsa organik tidak selalu tersedia di alam sebab bergantung pada sisa hasil pertanian yang tak terpakai. Sehingga hanya tersedia saat setelah panen tiba;
  • Hanya tersedia pada tempat budidaya padi. Sebab jerami padi inilah yang nantinya bisa dijadikan mulsa organik. Sehingga bagi daerah yang jauh dari budidaya padi, tentu saja akan membutuhkan biaya tambahan/ongkos transportasi, dll;
  • Mulsa organis hanya dapat dipakai untuk 1 kali musim tanam saja. Sehingga mulsanya tidak dapat dipakai berulang-ulang kali.

Silakan baca juga: Keuntungan/Kelebihan Mulsa Organik Bagi Tanaman Pertanian.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *