Jenis Mikroorganisme Tanah Tergenang (Pada Lahan Pertanian)

Beberapa jenis mikroba/mikroorganisme tanah pastinya membutuhkan nitrogen bebas baik dalam bentuk anorganik maupun organik. Ada mikroba yang hidup di air. Misalnya di lahan persawahan yang tergenang air, di dalamnya terdapat lebih dari 20 jenis bakteri. Ke-20 jenis bakteri tersebut mampu memfiksasi nitrogen bebas di udara. Menurut Dewi (2007), penggolongan bakteri penambat nitrogen digolongkan menjadi dua, yakni penambat nitrogen simbiotik dan penambat nitrogen non-simbiotik.

Nitrogen yang diserap tanaman dari tanah dalam bentuk ion NO32 ataupun NH4+ dengan kadar nitrogen yang terkandung berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal ini tentu saja tergantung dari pengelolaan serta penggunaan tanahnya. Beberapa jenis bakteri penambat nitrogen simbiotik diantaranya adalah Rhizobium leguminosarum, yang melalui perantara tanaman jenis leguminoceae (kacang-kacangan), Anabaena azollae. Serta bakteri yang berguna/bermanfaat sebagai penambat Nitrogen bebas non-simbiotik antara lain seperti Azotobacter, Clostridium, Azospirillum, BGA, serta Cyanobacteria.

Pohon Mentimun Berbuah Lebat
Pohon Mentimun Berbuah Lebat Berkat Soliter Bakteri Pada Lahan Pertaniannya. (tipspetani.com)

Adapun jenis bakteri yang hidup di tanah tergenang misalnya di sawah adalah Clostridium dan Cyanobacteria, serta BGA. Clostridium tergolong ke dalam kelas Clostridia. Bakteri ini memiliki sekitar 100 species termasuk species yang hidup bebas dan patogen (bersifat racun). Beberapa jenis dari bakteri ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk botox yaitu Clostridium botulinum dan jenis dari non patogen dari Clostridium dapat membantu untuk perawatan penyakit seperti penyakit kanker pada manusia. Akan tetapi, terdapat beberapa macam jenis mikroorganisme ini yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia diantaranya yakni:

  1. Clostridium botulinum;
  2. Clostridium difficile;
  3. Clostridium perfringens;
  4. Clostridium tetani;
  5. Clostridium sordelli.

Cyanobacteria, BGA atau lebih dikenal dengan sianobakteria (ganggang hijau biru atau ganggang biru). Bakteri ini termasuk dalam divisi bakteri autotrof fotosintetik karena mampu menghasilkan makanan sendiri. Bakteri tersebut dapat membentuk koloni yang berbentuk lembaran seperti daun. Koloni-koloni ini memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel dengan tipe yang berbeda yaitu sel vegetatif (normal), sel fotosintetik (untuk kondisi lingkungan yang baik), dan heterosista yang memiliki dinding tebal dan mengandung enzim nitrogenase yang berfungsi untuk penyemat nitrogen dari udara. Cyanobacteria, BGA adalah satu-satunya kelompok organisme yang dapat mereduksi nitrogen dan karbon dengan atau tanpa oksigen caranya dengan mengoksidasi belerang sebagai pengganti O2 (oksigen). Nitrogen yang disemat dilakukan dalam bentuk heterosista. Silakan baca juga: Cara Mengundang Mikroorganisme Tanah di Lahan Perkebunan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *