Jenis-Jenis Pupuk Kandang yang Bagus untuk Tanaman Cabe, Tomat, dan Mentimun

Dalam membudidaya cabe, tomat dan mentimun maka faktor pemupukan adalah sesuatu hal yang begitu penting. Pemupukan dilakukan dengan menambahkan sejumlah material pupuk organik maupun anorganik. Namun, pemberian pupuk organik dan anorganik harus terus beriringan (sistemik). Beberapa jenis pupuk anorganik yang bagus untuk tanaman cabe, tomat, dan mentimun misalnya adalah pupuk KCL, TSP, Urea, dan NPK mutiara/phonska. Pupuk-pupuk tersebut banyak digunakan oleh petani dengan skala luas.

Pupuk kandang adalah bagian dari pupuk organik yang juga penting diberikan pada tanaman cabai, tomat, dan mentimun. Pupuk kandang diperoleh dari sisa-sisa kotoran hewan ternak baik dengan cara difermentasi sampai matang, maupun dikeringkan terlebih dahulu. Cara fermentasi pupuk kandang yaitu dengan membuat lubang pada tanah dengan ukuran p x l x t, katakan ukuran 4x4x4 meter, kemudian lapisi lubang dengan terpal sampai pada bagian atasnya. Kemudian kotoran hewan ternak (misal kotoran sapi) tersebut dimasukan, lalu ditutup rapat. Tunggu sampai 2 atau 3 bulan untuk mendapatkan hasil fermentasi yang berkualitas.

Jarak tanam cabe rawit yang direkomendasikan
Tanaman cabe berbuah lebat dengan penggunaan pupuk kandang hasil fermentasi. (Wahid Priyono, S.Pd).

Contoh jenis-jenis pupuk kandang yang bagus untuk cabe, tomat dan mentimun yaitu pupuk kotoran ayam, kotoran sapi, dan kotoran kambing. Ini merupakan pupuk dasar yang paling umum digunakan oleh petani, terutama di awal-awal penanaman bibit di atas lahan bedengan (atau kira-kira saat tanaman berumur +30 hst).

Aplikasi pemberian pupuk kandang yakni dengan cara diletakan di atas permukaan bedengan/lubang di sekitar akar tanaman. Imbangi juga dengan faktor penyiraman dan pendangiran tanah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Dalam jarak waktu 15 hari sejak aplikasi biasanya akan ada tanda-tanda bagus bahwa tanaman sudah mulai tumbuh secara optimal. Misalnya akar dan batang tumbuh sempurna, muncul daun, bahkan jika sudah waktunya muncul bunga yang banyak. Silakan baca juga: Takaran/Dosis Penggunaan MSG Ajinomoto untuk Tanaman Buah, Bunga, dan Sayur.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *