Hormon Rhizokalin Penguat Akar Tanaman

Beberapa jenis hormon pertumbuhan (fitohormon) sangat dibutuhkan bagi tanaman untuk proses fisiologisnya, sehingga kehidupan tanaman akan semakin membaik.

Ada salah satu jenis hormon pada tumbuhan yang berperan penting dalam proses pembentukan akar primer maupun akar sekunder pada tanaman, yakni hormon rhizokalin.

Hormon rhizokalin berfungsi untuk memperkuat akar tanaman supaya tanaman tetap tegak dan tidak mudah roboh jika terhempas angin kencang/intensitas hujan tinggi.

Akar Tanaman Terong Menjadi Lebih Kuat Karena Pemberian POC Berbahan Dasar Air Cucian Beras

Akar Tanaman Terong Menjadi Lebih Kuat Karena Pemberian POC Berbahan Dasar Air Cucian Beras. Photo Original by: Wahid Priyono, S.Pd. (tipspetani.com).

Hormon rhizokalin bisa diperoleh secara mudah yakni dari air bekas cucian beras yang merupakan bagian dari pupuk organik cair.

Dalam air bekas cucian beras terdapat vitamin B (Tiamin) yang fungsinya sama dengan hormon Rhizokalin pada akar tanaman. Sehingga vitamin B ini berperan penting dalam menunjang kegiatan enzimatis di dalam sel tanaman, untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta untuk memperkuat akar tanaman agar tetap kokoh. Selain itu, vitamin B pada air cucian beras terbukti merangsang pembentukan bunga, tunas daun, dan juga buah.

Oleh karena itu, mengapa kita lihat petani strawberry organik, penggemar tanaman hias,  biasanya mereka lebih memilih penggunaan pupuk kandang dan juga POC dari air cucian beras. Jika anda tertarik untuk membuktikan, silakan anda bisa menggunakan air cucian beras untuk menyirami tanaman budidaya di kebun anda. Selamat mempraktekan, semoga berhasil. Baca juga: Solusi Agar Tanaman Cabe Tidak Kerdil dan Kurus.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *