Gulma Pada Cabe

Tanaman gulma (rumput liar) banyak sekali jenis dan ragamnya. Gulma ini merupakan parasit pada tanaman hortikultura buah maupun sayur.  Terutama serangan gulma pada tanaman cabe memang seringkali terlihat pada saat seorang petani membudidaya cabe di lahan bedengannya.

Gulma pada cabe tentu saja tidak baik dan harus mendapat perhatian lebih dari seorang petani. Perawatan tanaman yang tepat merupakan kunci untuk mencegah dan mengatasi supaya lahan bedengan cabe tidak ditumbuhi gulma liar.

Pada jenis gulma tertentu, pada umumnya gulma yang tumbuh tinggi dan menutupi tajuk tanaman produksi kompetisi (persaingan) juga terjadi, yakni kompetisi untuk memperoleh nutrisi hara antara gulma dengan tanaman cabe. Jika jumlah gulmanya lebih banyak dalam suatu lahan tanam dan bedekatan dengan tanaman cabe, maka besar kemungkinan tanaman cabe akan dirugikan. Yaitu dirugikan dalam hal penyerapan hara dari dalam tanah.

Gulma Pada Tanaman Cabe
Lahan Tanam Cabe Bersih Terbebas dari Gulma, Sehingga Tanaman Cabe Subur. Photo Kontributor by: KPCI Indonesia.

Beberapa jenis gulma yang seringkali menyerang tanaman cabe yakni rumput ilalang, krokot, rumput teki, serta cimplukan/cecendet, dan lain sebagainya. Gulma tersebut biasanya tumbuh bersampingan dengan tanaman cabe. Oleh sebab itu, terkadang hampir lebih dari 20% unsur hara diserap gulma, sisanya ke tanaman pokok.

Berikut ini, kiat/langkah untuk mencegah serta mengatasi tanaman cabe yang terserang gulma, yaitu sebagai berikut:

  • Pastikan dalam bertanam cabe, sebaiknya menggunakan perangkat mulsa plastik untuk mencegah dan mengatasi pertumbuhan gulma dalam jumlah besar/massif;
  • Hindari kelebihan air pada lahan tanam, sebab jika kelembaban tanahnya tinggi peluang tumbuhnya spora/tepung sari dari tanaman gulma akan cepat berkecambah;
  • Aturlah drainase air di sekitar galengan/tempat masuknya air ke dalam lahan bedengan;
  • Perhatikan dan rawatlah kebersihan lahan bedengan cabe untuk mencegah supaya pertumbuhan gulma diminimalisir untuk tumbuh;
  • Jika terdapat gulma pada lahan/tanah bedengan cabe, sebaiknya segera dicabut secara manual atau bisa memakai alat penyiangan yakni pencong/alat koret sejenisnya;
  • Buanglah gulma yang sudah dikumpulkan ke dalam kotak dan bakar;
  • Jika jumlah gulma banyak bisa gunakan herbisida pembunuh gulma yang banyak dijual di pasaran.

Ada istilah “lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka sebagai seorang petani anda harus lebih tekun memantau perkembangan tanaman. Mencegah kemungkinan munculnya gulma pada lahan tanam cabe. Termasuk menyediakan lahan tanam yang bersih dari gulma adalah langkah paling tepat agar tanaman cabe anda lebih subur, sehat, dan mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi. Silakan pelajari juga: 12 Cara Mencegah Gulma Pada Tanaman Tomat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *