Fungsi Tanaman Palawija dalam Pertanian Berkelanjutan

Tanaman palawija yaitu jenis tanaman semusim yang bisa terdiri dari jenis tanaman polong atau kacang-kacangan, tanaman penghasil bahan makanan pokok. Hasil panen palawija (berupa kacang, tepung, dll) juga dipercaya mempunyai kandungan gizi yang memadai. Tanaman palawija banyak ditanam di Indonesia dan menjadi sentra kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Palawija ditanam bisa pada saat musim penghujan atau ditanam menunggu waktu musim kering (kemarau). Tentu penanamannya juga tetap memperhatikan waktu musim tertentu. Tanaman palawija memang sebaiknya ditanam bisa sekali dalam semusim, atau berkali-kali disesuaikan dengan alokasi waktu tanam. Ada dua pembagian periode tanam dalam penanaman palawija yakni periode tanam palawija pada waktu musim hujan serta penanaman palawija pada musim kering (kemarau). Pembagian ini disesuaikan dengan waktu-waktu yang sering digunakan petani di Indonesia dalam bercocok tanam palawija di lahan pertaniannya.

Kacang kedelai adalah jenis tanaman legume
Kacang kedelai adalah jenis tanaman legume

Di musim penghujan, contoh jenis tanaman yang cocok ditanam contohnya kacang panjang, jagung, kacang tunggak dan lain sebagainya. Sementara pada musim kemarau, jenis tanaman palawija yang cocok ditanam misalnya kedelai, kecipir, singkong, ubi jalar, kacang tanah, kacang polong, dan lain sebagainya. Penanaman yang tepat sesuai keadaan musim juga akan mempengaruhi dari produktivitas panen secara keseluruhan.

Sebagian besar tanah di Indonesia saat ditanami palawija memang bagus kualitas tanahnya. Hanya saja kelemahannya, jika tanaman palawija ditanam bersama-sama dengan tanaman palawija lainnya bisa menjadi sumber vektor dari penyebaran penyakit yang menyerang tanaman. Tanah yang sehabis ditanam jenis palawija kacang akan semakin subur, sebab mengandung nitrat dan nitrit dari daur nitrogen di alam. Ini sangat bagus jika di musim berikutnya ditanami jenis tanaman non-palawija misalnya terong, tomat, cabai, sawi, kol, kembang kubis, tanaman rempah, bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis tanaman sayur mayur serta buah-buahan lainnya. Jadi, bijaklah dalam konservasi tanah pertanian serta pertimbangkan untuk menanami lahan pertanian dengan jenis tanaman palawija agar tingkat kesuburan tanahnya semakin meningkat. Silakan anda pelajari juga artikel: Tanaman Palawija Beserta Contoh-Contohnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *