Dosis, Takaran, Cara Penggunaan Larutan EM4 untuk Cabe dan Padi

Larutan EM4 atau yang biasanya disebut sebagai pupuk cair EM4 (Effective Microorganisms-4) yaitu cairan berwarna cokelat dan beraroma manis asam (segar). Di dalam cairan EM4 terdapat mikroorganisme hidup yang berfungsi untuk membantu dalam memperbaiki kualitas tanah sehingga tanah pertanian semakin subur dan cocok ditanami berbagai jenis tanaman. Selain itu, di dalam cairan EM4 yang terdiri dari bakteri fermentasi penghasil asam laktat dari genus Lactobacillus sp, jamur fermentasi, Streptomyces sp, Actinomytes sp., bakteri  serta bakteri pelarut Fospat, ragi (yeast), jamur pengurai selulosa sangat berperan penting untuk meningkatkan kesuburan tanaman pertanian, termasuk untuk tanaman cabe dan padi.

Tanaman Cabe Rawit Jengki
Tanaman Cabe Rawit Jengki Berbuah Lebat dengan Aplikasi Teknologi EM4 dan EM5. Tipspetani.com

Dari beberapa pengalaman beberapa petani dan termasuk saya yang pernah mencoba aplikasi larutan pupuk cair EM4 pada tanaman padi dan cabe memang sangat bagus hasilnya. Yakni, tanaman cabe semakin lebat buahnya, serta organ tanaman seperti akar, batangnya subur, disertai dengan pembentukan bunga dalam jumlah banyak. Untuk tanaman pada yang pernah saya berikan EM4 memang malai padinya semakin banyak bahkan produktivitas hasil panen lebih meningkat, tanaman tahan virus, hama dan penyakit jika menggunakan EM4 ini.

Berikut ini langsung saja saya jelaskan tentang dosis, takaran, dan cara penggunaan pupuk organik larutan Em4 untuk cabe dan padi yang baik dan benar:

1. Dosis/Takaran dan Aturan Larutan EM4 untuk tanaman Cabai dan Padi

Dosis dan takaran larutan EM4 untuk tanaman cabe dan padi tentu saja berbeda. Untuk tanaman cabe sendiri dosis/takaran larutan EM4 adalah 200 ml (1 gelas) per tanaman yang sudah di atas umur 25 hst/sudah dipindahkan ke lahan bedengan. Sementara untuk tanaman padi dosis/takaran larutan pupuk cair organik EM4 adalah: 100 liter EM4/EM5 aktif per hektar.

2. Cara Penggunaan EM4 untuk Tanaman Cabe

Adapun tatacara penggunaan EM4 untuk tanaman cabe adalah sebagai berikut:

  • Kocor/Campurkan 5 Liter cairan EM4 ke dalam air bersih sebanyak 30 Liter di dalam drum ukuran besar, aduk sampai merata;
  • Setelah larutan EM4 dicampurkan, selanjutnya siramkan pada masing-masing tanaman cabe yang sudah berusia di atas 25 hst (terhitung sejak tanaman sudah dipindahkan ke lahan bedengan). Dosis/takaran pertanaman cabenya adalah 100 ml (1/2 gelas) larutan EM4 yang sudah dikocor tadi;
  • Lihat hasilnya 2 minggu setelah aplikasi EM4 di atas.

3. Cara Penggunaan EM4 untuk Tanaman Padi

Sementara itu, untuk cara aplikasi/penerapan/penggunaan teknologi EM4 bagi tanaman padi sawah adalah dengan cara sebagai berikut:

  • Tahap Persiapan Lahan: Pada tahap ini, sehabis panen, jerami padi jangan dibakar akan tetapi dibabat rata saja di atas tanah, hamparkan di atas permukaan tanah, serasah, rerumputan dan kotoran hewan ternak juga disebar merata pada lahan, taburkan juga pupuk bokashi 2 ton per hektar. Kemudian selanjutnya genangi lahan dengan air yang diberi EM4 aktif sekurang-kurangnya 100 Liter EM aktif per hektar. Genangan ini dibiarkan sekitar 3-4 minggu.
  • Tahap Pengairan: Pada tahapan ini, setiap 2 minggu tanaman padi perlu disemprot dengan EM4 aktif atau FPE dengan konsentrasi larutan 1 (satu) per mil, sampai tanaman padi dipanen. Pada saat awal masih diperlukan pupuk urea dengan dosis 50% dari dosis anjuran mengingat lahan sawah sekarang sudah sangat miskin dengan unsur Nitrogen (N).

Itulah tadi penjelasan tentang dosis, takaran, dan cara penggunaan larutan EM-4 untuk tanaman cabe dan padi, semoga memberikan manfaat dan pengetahuan untuk anda. Silakan anda pelajari juga tipspetani berikut ini: 10 Manfaat dan Cara Penggunaan EM4 untuk Kesuburan Tanah dan Tanaman Pertanian.

17 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *