Contoh Laporan Pendahuluan Bab 1. Tentang Gulma

Bab. 1 Pendahuluan/Latar Belakang Masalah

Gulma yaitu salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil panen tinggi dalam dunia pertanian. Kompetisi antara tanaman budidaya dengan gulma dapat menurunkan kualitas hasil panen yang berdampak pada turunnya produktivitas hasil panen.

Gulma dapat menurunkan hasil panen sebab terjadi persaingan/kompetisi unsur hara, air, cahaya antara tanaman induk dengan gulma.

Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma
Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma Tidak Terawat. Photo Original by: Wahid Priyono, S.Pd.

Penyiangan gulma yang dilakukan petani dapat dilakukan secara manual menggunakan tangan atau dengan alat penyiangan lainnya seperti gosrok/landak, terutama untuk menangani gulma di lahan persawahan yang terdapat banyak air. Di lahan perkebunan atau yang sedikit air, umumnya penyiangan dilakukan dengan cara manual menggunakan tangan, atau bisa dengan menggunakan alat pengoret seperti cangkul kecil, pencong, dan lain sebagainya.

Cara pengendalian gulma dengan penyiangan tangan jarang dilakukan sebab adanya keterbatasan tenaga penyiang. Demikian pula dengan penyiangan menggunakan alat (landak), di beberapa tempat juga sudah ditinggalkan mengingat penggunaan alat ini juga membutuhkan tenaga penyiang. Petani yang dari segi finansial cukup mumpuni, mereka menggunakan alat penyiangan “power weeder” atau disebut alat penyiangan bermotor penggerak.

Dengan adanya kendala-kendala tersebut, maka banyak petani di Indonesia yang menggunakan racun kimia atau biasanya disebut sebagai herbisida. Tapi, yang perlu diperhatikan bahwa cara ini dianggap tidak ramah lingkungan sebab dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara, air, dan tanah. Silakan baca juga artikel berikut: Manfaat Pendangiran dan Penyiangan Pada Tanaman Budidaya (Hortikultura Buah dan Sayur Mayur).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *