Contoh Daur Nitrogen dan Daur Fosfor di Alam

Daur nitrogen dan daur fosfor adalah contoh dari siklus biogeokimia. Siklus biogeokimia sangat penting di alam, sebab akan terjadi simbiosis antara gas-gas di alam dengan tanaman atau hewan serta mikroorganisme tanah di sekitarnya. Siklus nitrogen dan daur fosfor memang peran penting sehingga jika siklus ini terhenti efeknya sangat membahayakan bagi tanaman serta organisme yang tinggal di atmosfer bumi.

Tanaman kacang-kacang mampu bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium sp.
Tanaman kacang-kacang mampu bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium sp. (Wahid Priyono/Tipspetani.com)

Daur/siklus nitrogen di alam membutuhkan bantuan/simbiosis dari bakteri Rhizobium leguminosarum dengan bintil akar tanaman kacang-kacangan (tanaman leguminoceae). Bakteri Rhizobium inilah yang akan memfiksasi N2 (nitrogen bebas) di udara dan kemudian mengonversinya menjadi senyawa nitrat dan nitrit yang dibutuhkan bagi tanaman budidaya. Tanaman dari suku kacang-kacangan (leguminoceae) adalah jenis tanaman yang berperan penting dalam kelangsungan daur nitrogen di dalam. Itu sebabnya agar para petani melakukan sistem rotasi tanam dengan sesekali mungkin menanam berbagai jenis tanaman kacang-kacangan dalam beberapa kali musim.

Contoh lainnya adalah daur fosfor di alam, juga melibatkan bakteri pengurai fosfat organik menjadi fosfor anorganik (contoh bakterinya adalah Pseudomonas sp.). Yang mana fosfat anorganik ini akan dibutuhkan kembali oleh tanaman untuk berbagai macam aktivitas fisiologisnya, termasuk untuk pertumbuhan dan perkembangan, reproduktif, pembentukan enzim dan hormon, serta untuk proses metabolisme. Silakan baca juga: Efek Hujan Asam Terhadap Kelangsungan Hidup Tanaman Pertanian.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *