Cara Perempelan (Merempel) Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat

Perempelan akhir-akhir ini menjadi kegiatan yang menarik bagi para petani cabe di Indonesia.

Perempelan (teknik merempel) pada tanaman cabai ialah termasuk teknik dasar dalam budidaya cabe. Merempel bagian dari kegiatan perawatan tanaman yang semestinya dilakukan oleh petani cabe. Namun, di lapangan banyak sekali petani cabe yang belum terlalu banyak melakukan kegiatan perempelan ini, padahal jika dilakukan secara baik dan benar, maka akan membuat tanaman cabe tumbuh dan berkembang secara bagus, serta merangsang hormon auksin untuk pembentukan batang dan juga munculnya bunga dan buah cabe yang lebat.

Sebelumnya saya sudah pernah menulis di blog saya lainnya tentang teknik perempelan pada tanaman cabe, untuk mempercepat waktu panen cabe, tapi kali ini saya pribadi akan mencoba mengulang dan menjelaskan kembali secara terperinci terkait bagaimana cara perempelan pada tanaman cabe yang baik dan benar sehingga tanaman cabe akan lebih berkualitas.

Pengaruh tanaman cabe yang dirempel dan yang tidak dirempel tentu saja akan jauh berbeda. Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman di anggota komunitas petani cabe indonesia (KPCI), bahwa tanaman cabe yang dilakukan perempelan akan tumbuh lebih cepat, lebih sehat, kuat tahan hama dan penyakit, secara fisik tanaman cabe lebih sehat dan terlihat segar, pertumbuhan serta perkembangan tanaman jauh lebih optimal, hasil panen lebih banyak, buahnya lebat, bunga-bunganya banyak yang bermunculan, serta meningkatkan produktivitas hasil panen.

Berikut ini saya jabarkan tentang merempel tunas aksiler dan bagian daun pada tanaman cabe secara sederhana seperti berikut ini:

    • Pada saat melakukan kegiatan perempelan, maka sebaiknya yang perlu anda perhatikan adalah waktu perempelan dan umur tanaman cabe. Waktu perempelan sebaiknya pada waktu sore hari atau ketika cuaca cukup sejuk/tidak terlalu panas. Perempelan hanya dapat dilakukan secara baik/efektif apabila umur tanaman cabe sudah berumur 60 – 70 hst ke atas sebelum menginjak waktu pembungaan pada tanaman cabe. Di umur 60 – 70  hst inilah tanaman cabe sudah perlu dirempel, yakni dengan membuang tunas-tunas aksiler/tunas samping/tunas liar yang tidak penting. Tunas yang tidak penting tersebut jika dibiarkan maka akan berefek buruk bagi peningkatan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan akibatnya adalah tanaman mengalami defisiensi unsur hara tertentu, karena sebagian nutrisi ditransfer ke tunas liar/aksiler yang tidak perlu;
    • Siapkan alat-alat perempelan berikut ini: (1). Pisau tajam (2). Gunting potong (3). Bakul/karung goni/kotak sampah/ember/bak ukuran besar (4). sapu lidi untuk membersihkan sisa-sisa perempelan agar lahan/bedengan tanam tidak kotor;
    • Setelah alat-alat disiapkan, maka kegiatan perempelan akan dimulai;
    • Langkah pertama dalam perempelan cabe adalah menyiapkan gunting/pisau tajam. Namun, untuk hasil yang lebih cepat anda bisa menggunakan gunting potong untuk memangkas tunas aksiler/daun-daun cabe yang terlalu lebat (gembel). Jika tidak ada gunting potong, maka alternatifnya anda bisa menggunakan pisau tajam;
Member KPCI Melakukan Perempelan pada Tanaman Cabe.
  • Perempelan diawali dengan memotong semua daun bagian bawah serta tunas-tunas liar (ukuran kecil) yang tumbuh pada batang utama (gunakan gunting potong/pisau tajam), dan dahan dari pucuk disisakan 4 – 10 daun saja. lihat gambar di bawah ini:

Merempel Tanaman Cabe yang Bagus

  • Setelah selesai melakukan perempelan pohon cabe, maka selanjutnya bersihkan daun-daun sisa perempelan menggunakan sapu lidi, lalu masukan ke dalam karung goni/keranjang/bakul/bak/ember/kotak sampah khusus;
  • Untuk menghemat tenaga, sebaiknya perempelan bisa meminta bantuan beberapa orang karyawan yang memang sudah paham tentang proses perempelan, sehingga waktu perempelan akan jauh lebih cepat;
  • Berikut ini dicantumkan hasil dari perempelan pada tanaman cabe, lihat gambar-gambar di bawah ini, sangat terlihat bahwa setelah dilakukan perempelan, tanaman cabe lebih terlihat sehat, subur, daunnya hijau-hijau, terbebas dari hama, serta tanaman cabe terlihat lebih fresh (segar).

Foto/gambar hasil perempelan 1, tanaman cabe terlihat lebih segar, daunnya lebih hijau:

Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe.
Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe lebih kuat dan daunnya segar

Foto/gambar hasil perempelan 2, tanaman cabe lebih fresh, dan tumbuh secara optimal:

Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe.
Setelah dilakukan perempelan pada tanaman cabe jauh lebih sehat dan subur

Semoga informasi tentang cara/tutorial/teknik perempelan pada tanaman cabe di atas bermanfaat untuk anda. Selamat mempraktekan, semoga berhasil. Sebagai referensi lainnya, anda bisa pelajari: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *