Cara Merawat CABE di Musim Hujan agar Sehat dan Kuat

Merawat tanaman cabe tidak semudah yang dibayangkan. Saya sendiri pernah mencoba merawat tanaman cabe, ternyata memang itu tidak mudah dan tak sedikit menguras energi, namun terkadang cukup melelahkan.

Akan tetapi, dengan tekad dan semangat tinggi, segala hal yang berkaitan dengan perawatan cabe tetap bisa terjalani dengan baik, sebab dilakukan dengan senang hati dan berharap tanaman cabe yang dirawat dapat tumbuh baik dan menghasilkan buah berlimpah.

Hal yang mungkin sulit bagi petani untuk mengontrol keadaan tanaman adalah tentang anomali cuaca yang sering berubah-ubah (cuaca ekstrem), musim penghujan juga menjadi penyebab tentang bagaimana tanaman cabe lebih sering terserang hama maupun penyakit patogen.

Pohon Cabe Berbuah Lebat dengan Phonska Cair
Pohon Cabe Berbuah Lebat dengan Phonska Cair, Photo by: Muslehudien/FB/KPCI

Beberapa penyakit pada tanaman cabe sering muncul terutama karena cendawan/jamur parasit yang merusak pada bagian buah matang serta juga pada batang maupun akar tanaman.

Pada musim penghujan, kandungan air di dalam tanah cukup tinggi, sehingga intensifikasi perawatan tanaman cabe harus serta merta, petani cabe tidak boleh lengah, dan harus tetap semangat dalam melakukan perawatan tanaman cabe di lahan pertaniannya.

Ada beberapa langkah yang bisa ditempuh oleh petani/pekebun cabe dalam perawatannya di musim penghujan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jaga ketersediaan kandungan air di dalam tanah agar tetap stabil dan tidak berlebih. Hal ini dapat ditempuh dengan cara memastikan bahwa di sekitar kanan kiri bedengan tidak terdapat air yang menggenangi lahan lebih dari setengah tinggi bedengan. Jika air berlebih di sekitar bedengan, bisa dioper ke lahan lainnya yang memang sedang membutuhkan air dalam jumlah cukup. Kelebihan air pada lahan tanam cabe, terutama pada saat penanaman awal biasanya rentan merusak pada daerah akar tanaman cabe muda yang baru ditanam. Usahakan porsi air di lahan bedengan tercukupi dengan baik;
  • Melakukan pengaturan sirkulasi matahari, yakni sebaiknya pada waktu penanaman cabe lebih diutamakan di tempat yang terkena sinar matahari langsung;
  • Pembersihan gulma/rumput liar dengan cara penyiangan. Pada musim hujan pertumbuhan mikroba begitu cepat, seperti jamur parasit, dan mikroba patogen. Maka dari itu untuk memastikan bahwa lahan tanam terbebas dari gulma. Gunakan alat pengoret gulma untuk menghilangkan gulma, supaya spora gulma tidak mudah tumbuh/berkecambah;
  • Tambahkan pupuk yang mengandung kadar Kalsium (Ca) dan Kalium (K) secukupnya pada tiap-tiap tanaman cabe supaya tanaman lebih sehat dan kuat (sistem imunitas tanaman cabe terjaga secara baik). Pupuk yang direkomendasikan adalah pupuk phonska;

Sebaiknya anda bisa membaca artikel terkait di atas, klik artikel berikut ini: Cara Merawat Tanaman Cabe disaat Musim Hujan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *