Cara Mengetahui Buah Cabe Rawit Siap Panen dan Cara Memanennya

Pemanenan cabe rawit maupun cabe merah agar memperoleh hasil terbaik, maka perlu sekali mengetahui waktu panen yang tepat. Sebaiknya panen dilakukan waktu pagi hari kisaran pukul 07.00 s.d 10.00 waktu setempat. Atau pemanenan cabe bisa dilakukan pada waktu sore hari ketika cahaya matahari tidak terlalu panas. Khusus untuk pemanenan cabe di pakarangan rumah dilakukan secara kondisional saja, sesuai kebutuhan saja.

Waktu pemanenan cabe  sangat tergantung dari lamanya tanaman terkena sinar matahari, semakin lama tanaman terkena sinar matahari maka semakin cepat pula waktu panennya. Sebaliknya, lamanya waktu penghujan dapat memperlambat waktu panen tiba. Pada umumnya, waktu panen rata-ratanya setelah tanaman cabe rawit/merah berumur 2,5 s.d 3 bulan dalam masa perawatan tanaman yang baik dan benar.

Healthy Chili Tree with Optimum Growth
Healthy Chili Tree with Optimum Growth, Photo by: www.hallogarden.com

Untuk panen berikutnya bisa dilakukan 1 – 2 minggu tergantung dari kesehatan & tingkat kesuburan tanaman. Sebenarnya, tanaman cabai rawit apabila dirawat secara benar bisa mencapai umur 1 – 1,5 tahun, jika dilakukan pemupukan dan pemangkasan kembali setelah tanaman dipanen.

Pemupukan kembali bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang/kompos maupun pupuk kandang yang sudah menjadi tanah atau sudah difermentasikan.

Adapun cara/tahapan,langkah-langkah mengetahui buah cabe rawit siap dipanen yakni sebagai berikut:

  • Sebaiknya pemanenan dilakukan pada buah cabe yang tingkat kemasakkannya sudah mencapai antara 80 – 100%. Pemetikan buah cabe bisa melihat kondisi keadaan, mempertimbangkan waktu tempuh cabe yang akan didistribusikan ke pasaran. Pemetikan buah cabe terkadang bisa dilakukan saat buah tidak terlalu masak (sudah tua). Jika terlalu masak, terkadang ada saja buah cabe yang busuk ketika atau pasca distribusi dilakukan;
  • Alat panen yang dipakai umumnya menggunakan pisau tajam atau gunting kecil untuk memotong tanaman cabe rawit/cabe merah. Pemetikan buah cabe yang salah akan merusak pada bagian organ tanaman lainnya seperti organ bunga, terutama saat pemetikan dilakukan manual menggunakan tangan secara dicabut asal-asalan;
  • Pemanenan sebaiknya dilakukan waktu pagi hari setelah embunnya mengering akibat serpihan sinar matahari. Sortasi/pemilihan sekaligus langsung di lahan, pisahkan buah yang busuk sebagian, rusak, cacat, atau bekas serangan Organisme Penggangu Tanaman (OPT). Untuk panen kedua dan seterusnya dilakukan setiap 2-3 hari sekali, menyesuaikan keperluan;
  • Sebagai wadah hasil panen bisa menggunakan keranjang dari anyaman bambu, anyaman rotan, atau bahkan bisa menggunakan karung jala yang terlebih dahulu diberikan alas pada bagian bawahnya dan diletakkan karung tersebut pada tempat yang teduh.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *