Cara Mengeringkan Bibit Jagung dari Pohonnya Langsung

Sebelum bibit jagung dipetik dari pohonnya, maka sebaiknya maksimalkan terlebih dahulu agar bibit kering dari pohonnya. Bibit jagung agar kering secara maksimal, maka penyinaran cahaya matahari harus cukup.

Pilih bibit yang benar-benar berkualitas, jumlah barisan biji rapet, dan juga mempunyai bobot yang bagus. Bibit yang mempunyai barisan biji ompong-ompong sebaiknya tidak usah diambil.

Sejak awal pemanenan awal sebaiknya petani harus sudah menargetkan kira-kira buah jagung mana yang akan dijadikan bakal bibit untuk dikeringkan langsung di pohonnya. Hal ini begitu penting untuk memperkirakan jumlah bibit yang hendak diinginkan.

Bibit Jagung Dikeringkan Dari Pohonnya Langsung, Kulitnya Nampak Berwarna Cokelat
Bibit Jagung Dikeringkan Dari Pohonnya Langsung, Kulitnya Nampak Berwarna Cokelat. Photo Oleh: Komunitas Petani Palawija

Setelah pemilihan bibit ditentukan, maka pada akhir masa panen, sebaiknya keringkan terlebih dahulu kulit pembungkus buahnya. Biasanya kulitnya akan mengering hingga berwarna kecokelatan. Kadang-kadang ada petani di daerah yang mengeringkan bibit jagung dari pohonnya langsung dengan membuka sedikit pada kulit pembungkus buahnya. Jika bibit sudah benar-benar kering, biasanya akan diambil.

Bibit bisa juga dikeringkan kembali di rumah dengan cara dijemur. Namun, sebelumnya bijinya harus dipisahkan dari tongkolnya. Biji yang sudah kering lalu disimpan di dalam karung, lumbung, atau tempat penyimpanan sejenis yang kondisinya kering. Semoga bermanfaat, silakan baca juga artikel pertanian berikut ini: Cara Memanen Jagung yang Dijadikan Bibit Dari Pohonnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *