Cara Memupuk Tomat dengan Pupuk NPK Mutiara

Tanaman tomat harus mendapatkan nutrisi penting untuk tumbuh kembangnya, termasuk untuk mensuplai nutrisi sebagai perbaikan sel-sel tubuh, perbaikan jaringan tubuh, mengatur kegiatan fisiologis tanaman, termasuk pengaturan enzim dan hormon yang berperan dalam regulasi tubuh.

Kebanyakan petani di Indonesia memakai pupuk anorganik pada saat tanaman sedang dalam masa pertumbuhan supaya didapat buah yang banyak, serta pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi jauh lebih baik. Akan tetapi, ada juga petani yang memang pintar jadi saat tanam awal mereka lebih banyak menggunakan pupuk organik untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

tomat rampai
tomat rampai

Salah satu jenis pupuk anorganik yang sering digunakan petani Indonesia untuk mendongkrak hasil panen tomat yaitu menggunakan pupuk anorganik jenis NPK Mutiara yang banyak dijual di pasaran. Dengan harga yang terjangkau dan mudah ditemukan, maka tidak begitu sulit untuk mendapatkannya.

Pupuk NPK mutiara memiliki komposisi unsur Nitrogen (N) cukup tinggi, Kadar Magnesium (Mg), Kalium (K), dan juga Kalsium (Ca), dan ini sangat bagus untuk membantu tumbuhan dalam penyuplaian nutrisi yang penting bagi sekresi hormon, enzim, dan lain sebagainya.

Cara untuk melakukan pemupukan tanaman tomat dengan pupuk NPK mutiara adalah sebagai berikut:

  • Pemupukan tanaman tomat dengan NPK mutiara dapat dilakukan dengan cara disebarkan di dekat akar atau pusat tanaman, atau bisa juga dimasukan ke dalam lubang tanam di dekat akar tanaman;
  • Pemupukan sebaiknya dilakukan waktu sore hari atau setelah ashar;
  • Utamakan pemupukan dengan NPK mutiara dilakukan pada tanaman yang bersifat dewasa atau yang dalam masa pemeliharaan ketika tanaman sudah mulai menghasilkan bunga, dan buah;

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *