Cara Memperkuat Akar dan Batang Tanaman Pertanian

Cara memperkuat akar dan batang tanaman pertanian memang cukup mudah dilakukan. Apalagi, seiring dengan pengalaman di lapangan tentu saja semakin mempermudah. Banyak para petani di daerah yang mengatakan bahwa tanaman budidayanya mempunyai akar yang mudah rusak. Selain itu, batang pohonnya mudah rapuh dan patah. Mungkin banyak sekali faktor yang memengaruhinya. Salah satu faktor yang membuat batang tanaman patah bisa karena terserang serangga seperti belalang. Beberapa hama parasit juga ikut partisipasi dalam kerusakan batang pohon tersebut.

Akar tanaman rusak bisa disebabkan oleh bakteri anaerob di dalam tanah. Bakteri tersebut merusak struktur akar, mulai dari rambut akar sampai pada bagian jaringan xilem yang bertugas dalam transportasi nutrien (unsur hara dan air). Kasus lain di lapangan yang sering dijumpai yakni akar tanaman mudah goyah, karena pada saat penanaman untuk lubang tanam kurang tinggi. Atau faktor lain misalnya intensitas penyiraman yang berlebih, sehingga akar tidak menggigit tanah.

efek hujan asam
Tanaman pertanian berhasil tumbuh dengan baik karena akar dan batangnya kuat (Wahid Priyono, S.Pd.)

Pada masa pembibitan, biasanya memang tanaman lebih rentan terhadap kerapuhan dan batang mudah patah. Selain itu, akarnya kurang kuat meskipun sejumlah hormon rhizokalin telah diproduksi oleh tanaman itu sendiri. Adapun jenis tanaman yang masa pembibitan rentan terhadap kerusakan akar dan batang misalnya: cabe, terong, tomat, sawi, mentimun, semangka, dan lain sebagainya.

A. Cara Memperkuat Akar Tanaman

Ada banyak cara untuk memperkuat akar tanaman yaitu dengan memperbanyak jumlah asupan unsur hara pada tanaman. Unsur hara tersebut meliputi unsur hara makro dan mikro seperti unsur Nitrogen (N), Magnesium (Mg), Phosfor (P), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), dan unsur Hidrogen (H) dan Oksigen (O). Unsur hara tersebut biasanya ikut dikomposisikan pada produk pupuk anorganik yang dijual di pasaran seperti pupuk NPK, KCL, Urea, Sp36, pupuk nitrogen lainnya.

Pemberian nutrisi dalam bentuk cairan juga penting, yakni memberikan air bersih pada tanaman (melalui penyiraman tanaman). Air akan digunakan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang, reproduksi sel, serta membantu dalam pembentukan enzim dan hormon. Air juga melintasi akar pada tanaman melewati jaringan pengangkut yaitu xilem.

B. Cara Memperkuat Batang Pohon Tanaman budidaya

Tak berbeda dengan cara memperkuat akar tanaman. Untuk memperkuat batang tanaman agar tidak rapuh dan mudah patah yaitu dengan penambahan unsur Kalium dan Kalsium pada tanaman. Unsur Kalsium (Ca) dan Kalium (K) tersebut banyak terdapat pada pupuk anorganik dengan komposisi unsur kalsium dan kalium tinggi.

Unsur kalsium dan kalium penting untuk metabolisme tumbuhan, memperkuat akar dan juga batang tanaman, sebagai katalis untuk mensintesis sejumlah hormon, dan juga untuk pembentukan enzim pada tumbuhan. Silakan baca juga: Cara Menompang Batang Cabe Agar Tumbuh Lurus.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *