Cara Memperbaiki Lahan Tanah yang Tidak Subur dan Gersang

Adakalnya lahan tanam (bedengan) dimana tempat tumbuh tanaman tidak subur alias gersang. Hal ini dapat terjadi karena pada lahan tersebut mengalami degradasi/kehilangan unsur hara tertentu. Kehilangan unsur hara pada lahan tanah bisa diakibatkan karena unsur hara terbawa arus air hujan, karena distorsi lahan tanam.

Penggunaan lahan dengan satu jenis tanaman tertentu dalam setiap musim tanam juga ternyata tidak bagus. Perlu dilakukan penyeragaman tanaman dengan berbagai jenis. Misalnya, pada musim tanam di bulan Februari-Maret-April-Mei adalah cabe, maka pada musim tanam berikutnya (pada bulan Juni-Juli-Agustus dengan tanaman kacang-kacangan/leguminoceae). Diikuti dengan bulan-bulan berikutnya menanam jenis tanaman berbeda untuk hasil tanam yang lebih optimal.

Lahan  Tanam Terong Subur
Lahan Tanam Terong Subur

Menanam jenis tanaman polong-polongan, kacang-kacangan (legum) sangat bagus untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah dengan bantuan bakteri Rhizobium leguminosarum. Bakteri tersebut mampu mengikat nitrogen bebas yang ada di udara bebas.

Selain cara di atas, menanam jenis tanaman semusim juga bagus, dan variasikan menanam jenis tanaman pangan, tanaman sayur dan buah dalam satu lahan setiap musimnya. Atau istilah lainnya dengan sistem tanam bergilir (rotasi tanam).

Rotasi tanam ini sangat bagus untuk tetap mempertahankan pH (tingkat keasaman) dan daya unsur hara agar tetap berada pada tanah. Jika unsur hara dalam tanah masih ada, maka untuk musim tanam selanjutnya akan membantu tanaman budidaya lebih subur. Jadi, tinggal ditambah beberapa jenis pupuk saja sesuai kebutuhan.

Supaya kesuburan tanah tidak hilang, usahakan juga dalam membuat bedengan memiliki tinggi di atas 30 cm, dengan disertai pemberian mulsa plastik di atas lahan bedengan. Mulsa plastik terbukti efektif untuk mencegah hilangnya unsur hara dalam tanah akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Selain itu, perangkat mulsa sangat baik untuk melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit. Silakan baca juga: 7 Manfaat Penyiangan Dini Pada Tanaman Budidaya (Hortikultura Buah dan Sayur Mayur).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *