Cara Memetik Buah Cabai yang Baik dan Benar

Tanaman cabai mudah dibudidaya, sehingga banyak orang rela membudidayanya baik di lahan terbuka maupun melalui teknik pertanian modern dengan peralatan cukup mahal seperti hidroponik, teknik vertikultur, dan lain sebagainya.

Dai sisi keuntungan/kelebihannya, menanam cabe lebih bagus dan prospek pasar sangat cerah. Jadi, berpikirlah ketika anda hendak membudidaya tanaman hortikultura, maka cabai adalah saran yang tepat untuk anda.

Buah Cabe yang Sudah Dipanen
Buah Cabe yang Sudah Dipanen. Photo Original by: Wahid Priyono (tipspetani.com).

Tanaman cabe melewati beberapa tahapan dalam proses hidupnya, mulai dari penyemaian benih, pembenihan dalam wadah polybag mini, hingga pemindahan benih di lahan bedengan terbuka sampai tanaman cabe menghasilkan buah yang cukup lebat.

Dalam proses hidupnya, pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe harus dipantau secara intensif, mulai perawatan yang tepat, hingga perlakuan kepada tanaman supaya lebih subur dan terbebas dari hama/penyakit parasit. Jika tanaman cabai terbebas dari hama dan penyakit, maka bisa dipastikan bahwa tanaman cabe tersebut akan tumbuh sehat serta mampu memproduksi buah dalam jumlah melimpah.

Serangkaian kegiatan perawatan tanaman telah selesai, dan waktu yang ditunggu-tunggu oleh petani adalah masa pemanenan buah cabai. Besar dan kecilnya hasil produktivitas panen cabe lebih ditentukan oleh banyaknya pohon yang ditanam, serangan hama dan penyakit yang tidak berarti sehingga berpeluang tanaman cabe menghasilkan buah dalam jumlah maksimal.

Dalam pemanenan buah cabe, ada saatnya dilakukan pemetikan buah cabe, dan dalam pemetikan buah cabe diupayakan tidak merusak bagian bunga-bunga yang menempel dekat dengan buah. Buah cabe dipetik dengan cara dipluntir searah jarum jam, dan bukan dicabut/ditarik ke arah atas karena hal ini akan membuat buah menjadi rusak, bahkan bunga-bunga yang letaknya berada di dekat buah akan tertarik lepas dari ketiak batangnya.

Buah cabe yang telah dipetik selanjutnya dimasukkan ke dalam keranjang khusus untuk pemanenan cabe. Kemudian cabe yang telah dipetik diangkut dan bisa langsung didistribusikan ke lokasi-lokasi pasar membutuhkan. Semoga informasi sederhana di atas berguna untuk anda, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *