Cara Membersihkan Gulma Pada Tanaman Mentimun dan Gambas

Membersihkan lahan tanam (bedengan) dari pertumbuhan gulma yang tak terkendali adalah pilihan tepat. Gulma adalah rumput liar yang menjadi parasit bagi tanaman, dan harus segera diselesaikan selama proses bertanam.

Perebutan nutrisi hara oleh gulma sering kali terjadi, sehingga menjadi kompetitor bagi tanaman utama, dan pada akhirnya dirugikan. Perebutan nutrisi ini biasanya berakhir dengan terjadinya defisiensi unsur hara pada tanaman. Defisiensi itu maksudnya adalah tanaman mentimun maupun gambas kekurangan unsur hara. Defisiensi unsur hara bisa berakibat fatal pada tanaman, misalnya tanaman menjadi kurus, bunga tidak tumbuh sempurna, organ akar lemah, daun mudah menggulung dan mengering, terjadi klorosis dan nekrosis, dan lain sebagainya.

Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma
Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma Tidak Terawat. Photo Oleh: Wahid Priyono (Tipspetani.com).

Untuk mencegah berbagai persoalan di atas, maka penting sekali membersihkan gulma pada tanaman budidaya. Berikut ini cara membersihkan gulma pada tanaman mentimun dan gambas:

  • Ambilah alat penyiangan/alat pengoretan gulma, seperti pencong kecil, lalu koret dengan cara menggemburkan tanah di sekitar gulma, koret gulma sampai pada akarnya;
  • Pada tanaman mentimun maupun gambas, biasanya gulma bersarang di sekitar akar atau dekat batang utama, sehingga jika mengoretnya susah bisa dengan cara dicabut manual dulu pakai tangan;
  • Setelah gulma dikoret, pastikan tidak ada akarnya yang tertinggal. Jika sudah pisahkan gulma dan letakkan pada 1 wadah khusus, misalnya keranjang;
  • Setelah itu, pindahkan gulma dari keranjang menuju tempat bak pembakaran gulma, bakar gulma sampai menjadi abu. Hal ini penting untuk mengindari spora gulma terbawa angin atau serangga.

Sangat mudah bukan cara untuk membersihkan gulma pada tanaman mentimun dan gambas. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda bapak dan ibu tani. Silakan baca juga: Solarisasi Tanah, Cara Penanggulangan Gulma Pada Tanaman Cabe.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *