Cara Budidaya Pohon Zaitun secara Baik Dijamin Berhasil

Pembudidayaan pohon zaitun di Indonesia makin marak, dan di berbagai negara pun begitu, sebab memang masyarakat petani dan pekebun di Indonesia sangat tertarik untuk menanam pohon zaitun ini sebab manfaat pohon zaitun ini yang sangat banyak, serta berguna untuk kesehatan tubuh seseorang (sebagai tanaman obat) .

Harga bibit tanaman zaitun di pasaran relatif mahal, yakni berkisar Rp. 200 – 250 ribu rupiah per pohonnya. Dan tentu saja anda bisa membeli bibitnya secara online di pasaran, atau bisa langsung mengunjungi pusat penanaman zaitun di wilayah tempat anda tinggal.

Pohon Zaitun
Bibit Pohon Zaitun. Photo Kontributor: http://guruilmuan.blogspot.co.id/

Saya sendiri pernah melihat perkebunan zaitun serta memang sangat menarik sekali untuk mencoba menanamnya. Dan berikut ini cara menanam pohon zaitun yang baik dan benar.

Cara Menanam Zaitun yang Baik dan Benar

Sebelum menanam zaitun, adapun langkah-langkah pertama yang harus disiapkan yaitu media tanam, seperti arang sekam, tanah, dan pupuk kandang. Ketiga media tanam tersebut kemudian dicampur dan diolah secara merata dengan perbandingan 1:1:1.

Jika sudah memperoleh bibit pohon zaitun, maka siapkan pot atau bisa juga anda tanam langsung di halaman rumah, atau di kebun zaitun khusus yang pernah anda kelola. Jika ingin menanam langsung, maka gali tanah untuk menanam, ganti tanah dengan olahan media tanam tadi, agar unsur hara dalam tanah tercukupi, sehingga tanaman akan memperoleh nutrisi secara baik, sehingga bibit pohon zaitun cempat tumbuh dan berbuah.

Perawatan pohon zaitun di kebun sangat mudah, kerena hanya memerlukan penyiraman 1 kali sehari, setiap sore hari. Pohon zaitun sangat tahan terhadap panas dan sanggup beradaptasi pada cuaca yang tidak menentu.

Setelah memasuki umur 30 hari dalam masa perawatan, diperlukan juga pemupukan lanjutan untuk mengganti unsur hara dalam tanah yang hilang. Gunakan pupuk NPK daun dan atau pupuk kandang sebanyak satu kepal tangan. Untuk selanjutnya pemupukan setiap 3-6 bulan sekali.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *