Bioinsektisida Baculovirus Sebagai Agen Pengendali Hama pada Tanaman Budidaya

Bioinsektisida Baculovirus dimanfaatkan oleh petani untuk memberantas hama tanaman budidaya, seperti hama ulat penggerek pada tanaman jagung, kumbang kentang, hama pada tanaman kapas, kutu serta kumbang daun, serta beberapa jenis insekta parasit lainnya.

Baculovirus yang termakan oleh serangga tidak menyebabkan serangga langsung mati, sehingga virus ini dapat ditularkan kepada serangga lainnya. Namun kenyataanya, pada kondisi-kondisi tertentu, para petani sering menggunakan baculovirus sebagai agen yang mampu membunuh serangga secara massal (agen hayati/bioinsektisida), sehingga target dalam pemberian baculovirus ini yaitu pada tanaman-tanaman budidaya yang terserang secara parah oleh serangga-serangga parasit maka dapat merusak baik pada organ daun, bunga, batang muda, maupun pada buah yang telah matang.

Serangga seringkali merusak daging buah yang telah matang yakni dari spesies lalat buah (Drosophilla melanogaster). Jenis lalat buah ini dapat juga dibunuh secara massal menggunakan agen bioinsektisida yakni baculovirus.

Organ daun yang terserang serangga pemakan daun dapat dikendalikan secara sempurna menggunakan baculovirus tersebut. Akibat dari pemberian baculovirus pada daun yang terserang serangga patogen adalah ciri daunnya akan pulih menjadi lebih sehat serta tidak mengalami kebopengan (daunnya berlubang-lubang).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *