Agar Mentimun Tumbuh Normal dan Berbuah Lebat

Membudidaya mentimun memang sangat menyenangkan. Sebab, saya sendiri pernah mencobanya. Asalkan ada niat dan ketelatenan dalam membudidayanya pasti akan didapat hasil memuaskan.

Pohon Mentimun Berbuah Lebat
Pohon Mentimun Berbuah Lebat

Hasil memuaskan bisa berupa buah yang lebat, serta pertumbuhannya yang normal. Agar mentimun tumbuh normal dan berbuah lebat maka petani harus mempuyai strategi dalam budidaya mentimun. Dan berikut ini poin-poin penting yang harus anda kerjakan:

  • Lakukan penyiraman secara rutin pada tanaman mentimun, terutama pada tanaman mentimun yang baru berkecambah. Atau pada saat penanaman bibit dari biji ke dalam tanah maka lakukan penyiraman. Pastikan tanahnya lembab karena mempunyai kadar air cukup. Penyiraman dapat dihentikan pada saat timun sudah berbuah. Pada waktu menginjak waktu pembungaan, sebaiknya intensitas penyiraman ditambah. Oleh karena itulah, di pertanian skala desa, penyiraman bisa dilakukan sembari menggenangi lahan bedengan timun yaitu 1/3 air dari ketinggian lahan bedengan;
  • Lakukan pemupukan rutin pada tanaman mentimun. Pada masa penanaman bibit di dalam tanah, lakukan pemupukan organik dengan pupuk kotoran kambing/ayam. Pupuk diberikan kembali pada saat tanaman sudah muncul 3-4 jumlah daun (kira-kira umur 3 minggu ke atas sejak tanam awal);
  • Lakukan pemupukan anorganik dengan menggunakan pupuk NPK mutiara, NPK phonska, urea, KCL, TSP (boleh divariasikan pada tanaman mentimun anda di kebun). Lakukan pemupukan anorganik secara rutin tiap 2 minggu sekali untuk hasil optimal. Berikan secara selang-seling untuk jenis pupuk yang digunakan;
  • Lakukan pendangiran dan penyiangan. Penyiangan sangat penting agar mentimun tumbuh normal dan berbuah lebat. Penyiangan dilakukan dengan tujuan agar gulma lenyap dari lahan bedengan. Sebab, gulma menjadi parasit bagi tanaman utama/mentimun, karena akan menyerap unsur hara. Dan tentunya jika dibiarkan ini akan semakin merugikan tanaman timun, sebab laju pertumbuhannya terhambat. Sembari melakukan penyiangan, bisa dilakukan secara bersamaan yaitu kegiatan pendangiran. Pendangiran dilakukan dengan cara menggemburkan lahan tanam sampai benar-benar gembur tanah di sekitar pusat tumbuh tanaman. Lakukan secara berhati-hati dalam pendangiran, jangan sampai alat pendangiran/koretnya mengenai bagian akar mentimun, sebab bisa mengganggu pertumbuhannya;
  • Berikan tiang ajir. Tiang ajir/para-para merupakan tiang penyangga bagi tanaman mentimun supaya tetap tumbuh optimal ke arah atas, sehingga pengaturan sulur-sulurnya mudah ditertibkan. Selain itu, fungsi tiang ajir sebagai penopang bunga dan buah mentimun untuk menggantung dan mmeposisikan bagian batangnya pada tempat yang layak.

Itulah beberapa hal yang pernah saya lakukan untuk memperoleh hasil panen mentimun yang lebih bagus dan berkualitas. Pastikan bahwa poin-poin di atas telah anda terapkan pada saat bercocok tanam mentimun di kebun/sawah. Silakan baca juga: Manfaat Pendangiran dan Penyiangan Pada Tanaman Budidaya (Hortikultura Buah dan Sayur Mayur).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *