4 Cara Memilih Bibit Cangkok Berkualitas Tinggi (Hight Quality)

Cara dalam menentukan bibit yang hendak dijadikan induk produktif yang menghasilkan buah dapat diperoleh melalui beberapa teknik yang umum dipakai oleh petani di Indonesia, yakni dengan cara vegetatif, dan cara generatif.

Mendapatkan bibit secara generatif dapat diperoleh melalui biji, sementara itu ada juga cara vegetatif salah satunya adalah dengan cangkok batang.

Cangkok Batang Pada Tanaman Jambu Biji
Cangkok Batang Pada Tanaman Jambu Biji, Photo Original by: Wahid Priyono

Mencangkok menjadi pilihan bagi petani di Indonesia untuk mendapatkan tanaman dengan hasil panen lebih cepat. Tanaman yang dicangkok umumnya adalah tanaman dikotil yang mempunyai kambium di bagian batangnya.

Adapun keuntungan/kelebihan dari mencangkok diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Hasil cangkok (filial/anakannya) akan mirip dengan induk;
  • Tanaman lebih cepat menghasilkan buah dalam jumlah banyak;
  • Tekniknya sangat mudah dikerjakan, semua orang bisa melakukannya;
  • Bahan dan alat yang digunakan murah meriah, mudah didapatkan di pasaran;

Namun, di sisi lain, ada kerugian dari mencangkok yakni akar tanaman cangkok yang baru ditanam biasanya sangat rentan mengalami kerobohan (rebah), sehingga perlu sekali membutuhkan tiang ajir/sanggahan dari tongkat kayu yang didesain sedemikian rupa supaya tanaman tetap berdiri kokoh.

Bibit cangkok sebenarnya dapat diperoleh dari membelinya langsung di kios penjualan bibit tanaman cangkok, atau bisa dilakukan sendiri di kebun. Caranya sangat mudah sekali, dan beberapa tutorial di internet, buku pertanian, telah banyak menjelaskannya. Namun, ada hal lain yang penting anda ketahui saat memilih bibit cangkok yang berkualitas tinggi (hight quality), diantaranya yakni:

  • Belilah bibit cangkok pada penjual bibit yang profesional dan telah kredibel, atau bisa langsung ke dinas pertanian setempat untuk mendapatkan bibit unggul yang mumpuni;
  • Jika bibit cangkok dibeli dari kios penjualan bibit, maka perhatikan bagian daunnya, apakah ada bagian daun yang rusak/terserang hama? jika tidak ada biasanya kondisi bibit itu baik;
  • Pastikan bahwa bagian batang tanamannya memiliki diameter batang yang tebal. Karena semakin tebal batang, maka itu sudah pasti bahwa indukan yang dicangkok telah memenuhi kriteria (umumnya induk yang bagus itu berasal dari tanaman yang berhasil memproduksi buah lebat dan banyak tiap musimnya;
  • Belilah bibit cangkok yang mempunyai akar banyak, hal ini penting agar pada saat bibit dipindahkan ke lahan terbuka (kebun), pertumbuhannya cepat serta mampu beradaptasi secara baik dengan lingkungan sekitarnya.

Itulah tadi penjelasan mengenai 4 cara dalam pemilihan bibit cangkok yang berkualitas tinggi (hight quality). Semoga informasi di atas berguna untuk anda. Salam berkebun, ayo menanam !

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *