20+ Manfaat Garam Dapur Untuk Tanaman Pertanian (Tanaman Perkebunan, Sayur-Mayur dan Buah)

Garam dapur dengan rumus kimia NaCl merupakan gabungan dari dua unsur Na (Natrium) dan Cl (Klor). Garam dapur ini banyak sekali dimanfaat dalam bidang industri makanan ringan. Bahkan, di setiap rumah-rumah tidak ketinggalan garam dapur sebagai penyedap resep masakan. Taukah bapak ibu tani jika ada segudang manfaat garam dapur untuk tanaman pertanian (tanaman perkebunan, sayur mayur dan buah) ?

Beberapa di kalangan petani sawit, petani cengkeh, petani kakao, lada bahkan petani padi seringkali mereka memanfaatkan garam dapur ini untuk dijadikan pupuk organik yang berguna untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.  Tanaman palawija seperti semangka, cabe, wortel, kol, brokoli, kubis, buncis, tomat, bawang, kacang panjang, polong-poongan) juga pakai pupuk garam ini. Tanaman pohon seperti jeruk, alpukat, mangga, manggis, durian, apel, nangka) juga sering dipupuk garam agar buahnya mantap.

Tanaman Lada di Lampung Berbuah Lebat dengan Pemberian Pupuk Garam
Tanaman Lada di Lampung Berbuah Lebat dengan Pemberian Pupuk Garam, photo original by: Wahid Priyono (Tipspetani.com)

Fakta konkret menyoal ada tidaknya manfaat garam dapur untuk tanaman pertanian telah diungkapkan oleh beberapa orang, diantaranya:

  • Petani jeruk di Kalimantan Barat (Kalbar) yang merasakan buah dari tanaman jeruk yang ditanam di dekat pantai ternyata menghasilkan buah lebih manis. Lalu mereka lakukan eksperimen (percobaan) pemberian garam dapur tanaman jeruk yang ditanam jauh dari daerah pantai dan ternyata memang menghasilkan panen jeruk dengan rasa buah yang jauh lebih manis (lembahpinus.com);
  • Berdasarkan hasil kajian Tim Peneliti dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di daerah Jember yang diterbitkan di Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (6/2015) garam dengan rumus kimiawi NaCl dapat menggantikan pupuk KCl dalam dosis tertentu. Adapun unsur Natrium (Na) dan Kalium (K) secara bersama mempunyai peran utama dalam mempertahankan turgor sel pada tanaman, aktivitas enzimatis, dan berperan dalam proses pembelahan sel bersama unsur Magnesium (Mg) dan Kalsium (Ca) (kakao-indonesia.com);
  • Salah satu staf pengajar di Institut Pertanian Bogor (IPB) telah melakukan penelitian tentang pengaruh pemupukan garam pada tanaman melon di tahun 1980-an dan dari hasil penelitiannya menunjukkan adanya korelasi positif dengan tingkat kemanisan buah melon dari hasil penelitiannya tersebut (lembahpinus.com);
  • Sekelompok petani di pulau Jawa memanfaatkan garam sebagai pupuk makro, tapi yang digunakan yaitu garam gosok dimana terkandung unsur mineral dalam jumlah banyak yang dibutuhkan oleh tanaman. Garam gosok adalah garam yang belum melalui proses pemurnian;
  • Salah seorang petani menggunakan pupuk berbahan dasar garam untuk mengembalikan daun cabe yang kriting akibat kekurangan unsur makro, dan ada juga petani yang menyemprotkan padinya dengan larutan garam dengan tujuan supaya bulir padinya bernas;
  • Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam juga dimanfaatkan oleh petani di desa Ihamalu, Noloth, dan Tuhaha untuk memberantas hama pertanian (serangga) yang merusak tanaman sayur-sayuran khsusunya tanaman sayur mayur dan rempah seperti bayam, sawi, kangkung, tomat, brokoli, kubis, tanaman kacang-kacangan, polong-polongan, dan lainnya;
  • ¬†Pengalaman bapak Ucu Lilipaly di desa Ilamahu menunjukkan bahwa jika menanam bayam dan diserang oleh hama perusak daun maka gunakan saja garam laut atau pasir putih katang-katang kemudian ditaburkan dalam kebun. Hasilnya, serangga yang biasanya merusak daun akan peka terhadap garam dan akan menjauhkan diri dari kebun tersebut.

Berikut ini 20 manfaat garam dapur untuk tanaman pertanian sebagai pupuk organik alami, yakni:

  1. Menetralkan tanah asam dan alkalis. Tanah yang pH nya basah tergolong tanah alkali. Contohnya adalah kotoran ternak, tanah parit, urine hewan, abu sisa pembakaran (nawu-nias), atau sisa-sisa tanaman yang sedang dalam proses pembusukan. Biasanya tanah jenis ini haruslah menunggu proses pendinginan selama beberapa minggu sebelum siap digunakan. Tapi, dengan pemberian larutan garam anda bisa memanfaatkannya secara langsung untuk ditanami;
  2. Garam mengandung unsur Na (Natrium) dan Chlor (Cl) dapat mensubstitusi  unsur Kalium (K) di dalam tanah. Kalium adalah salah satu unsur makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman pertanian;
  3. Sodium (Na+) dan Klor (Cl-) merupakan unsur mikro yang dapat langsung dimanfaatkan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang;
  4. NaCl adalah unsur kimiawi yang dapat memperkaya kehadiran mikroorganisme tanah (cacing, bakteri, dll), sehingga tanah pertanian lebih subur;
  5. Postasium klorida secara tidak langsung menarik unsur hara esensial lainnya (baik makro dan mikronutrien) untuk dimanfaatkan langsung oleh tumbuhan melalui proses dekomposisi oleh dekomposer;
  6. Membunuh/menghilangkan bakteri dan jamur yang membawa penyakit untuk tanaman tidak mudah sakit atau lebih tinggi daya tahannya dari serangan kuman/parasit pengganggu lainnya;
  7. Menyuburkan tanah secara organis-alami tanpa bahan kimia yang berpotensi merusak sehingga dapat digunakan jangka panjang.
  8. Kemampuan mikroorganisme untuk menghasilkan unsur hara esensial bersifat terus-menerus dan dapat bertahan lama dan tidak mudah hanyut oleh air hujan;
  9. NaCl dapat mempertahankan kandungan air di dalam tanah sehingga tanah pertanian tidak mudah kering/dehidrasi ketika musim kemarau;
  10. Garam sebagai senyawa ionik yang berperan untuk memperkuat daya tahan tubuh semua makhluk hidup termasuk manusia dan tumbuhan hijau;
  11. Memperkuat batang dan akar tanaman;
  12. Tanaman lebih subur dan berdaun hijau lebat, sehat;
  13. Mencegah bunga agar tidak mudah rontok sebelum waktunya tiba;
  14. Membuat buah lebih manis rasanya;
  15. Mengobati penyakit busuk buah dan busuk daun pada tanaman pertanian/hotikultura sayur mayur dan buah;
  16. Mengatasi klorosis dan nekrosis pada tanaman yang biasanya diikuti dengan menguningnya daun lalu rontok (absisi daun);
  17. Mencegah dan menghilangkan penyakit kriting daun;
  18. Mengantisipasi/menanggulangi agar daun tidak mudah rontok/berguguran;
  19. Mencegah berbagai penyakit yang berasal dari virus, bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya;
  20. Garam dapat digunakan untuk mengusir hama termasuk wereng yang sering menyerang tanaman padi

Itulah tadi penjelasan tentang 20+ manfaat garam dapur untuk tanaman pertanian (tanaman perkebunan, sayur mayur, dan buah). Semoga bermanfaat. Pelajari juga artikel pertanian berikut ini:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *