2 Jenis Mikroorganisme di Tanah (Flora Tanah dan Fauna Tanah)

Organisme hidup baik tumbuhan maupun hewan, merupakan komponen penting dari tanah. Penyelidikan perintis sejumlah ahli mikrobiologi awal menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa tanah itu bukan bahan statis yang inert tapi media berdenyut dengan kehidupan. Tanah sekarang diyakini sebagai sistem dinamis atau lebih merupakan sistem kehidupan, yang mengandung populasi organisme / mikroorganisme yang dinamis.

Tanah yang dibudidayakan memiliki populasi mikroorganisme yang relatif lebih banyak daripada lahan gersang, dan tanah yang kaya akan bahan organik mengandung lebih banyak populasi daripada tanah berpasir dan terkikis. Mikroba di dalam tanah penting bagi kita dalam menjaga kesuburan / produktivitas tanah, menyediakan elemen nutrisi di biosfer dan sumber produk industri seperti enzim, antibiotik, vitamin, hormon, asam organik, dan pada saat bersamaan mikroba tanah tertentu adalah agen penyebab penyakit manusia dan tumbuhan.

sejarah mikrobiologi tanah
Tanaman cabe di lahan persawahan dengan mikroba tanah di dalamnya (tipspetani.com)

Organisme tanah secara umum diklasifikasikan ke dalam dua kelompok yaitu flora tanah dan fauna tanah, klasifikasi rincinya adalah sebagai berikut.

Organisme Tanah

A. Flora Tanah

a) Mikroflora: 1. Bakteri 2. Jamur, kapang, khamir, Ragi, Jamur 3. Actinomycetes, Stretomyces 4. Alga misalnya. BGA, Alga Kuning Hijau, Alga Emas Coklat.

1. Bakteri kembali diklasifikasikan dalam I) Heterotrofik misalnya. pemecah N2 symbiotik & non-simbiosis, Ammonifier, Dekomposisi Selulosa, Denitrifiers II) Autrotrophic misalnya. Nitrosomonas, Nitrobacter, pengoksidasi belerang, dll.

b) Macroflora: Akar tanaman yang lebih tinggi

B. Fauna Tanah

a) Microfauna: Protozoa, Nematoda

b) Macrofauna: cacing tanah, semut & lainnya.

Tanah dihuni oleh beberapa kelompok mikroorganisme yang beragam, namun yang terpenting di antaranya adalah: bakteri, actinomycetes, jamur, alga dan protozoa. Karakteristik dan fungsi / peran mereka di dalam tanah dijelaskan pada topik berikutnya. Silakan baca juga: Sejarah Mikrobiologi Tanah 1921 s.d abad ke-20.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *